-->

Pencarian Terkini : Soal Siap UN SMP 2017, Soal Siap UN SMA/K 2017, Jadwal PLPG 2016

J u d u l :

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Hari Guru, Hari PGRI Pengertian Guru Menurut Para Ahli ~ Selamat bertemu dengan Hadi Setyo Blog, besok adalah tanggal 25 November, tentunya menjadi hari yang berkesan bagi para pendidik di negeri ini. Peran Guru dalam proses kemajuan pendidikan sangatlah penting, bahkan peran guru tidak tergantikan. Guru menjadi aktor utama bagi terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas, apalagi untuk menyambut generasi emas tahun 2045. Guru yang baik harus mengerti dan paham tentang hakekat sejati seorang guru, hakekat guru dapat kita pelajari dari definisi atau pengertian dari istilah guru itu sendiri. Maka pada kesempatan kali ini Hadi Setyo Blog akan membahas pengertian guru menurut para ahli pendidikan maupun dari literature terkait sebagai bahan untuk instrospeksi diri dan mengenal diri.

Pengertian Guru dalam UU No 14 Tahun 2015

Undang-undang nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini melalui jalur formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Pengertian guru diperluas menjadi pendidik yang dibutuhkan secara dikotomis tentang pendidikan. Pada bab XI tentang pendidik dan tenaga kependidikan. Dijelaskan pada ayat 2 yakni pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran. Hasil motivasi berprestasi, melakukan bimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi.

Husnul Chotimah (2008) Guru dalam pegertian sederhana adalah orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik.

Dri Atmaka (2004: 17) pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan pertolongan kepada anak didik dalam perkembangan baik jasmani maupun rohaninya. Agar tercapai tingkat kedewasaan mampu berdiri sendiri memenuhi tugasnya sebagai mahluk Tuhan, mahluk sosial dan mahluk individu yang mandiri.

E. Mulyasa (2003: 53) pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional.

Ahmadi (1977: 109) pendidik adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Menyediakan kondisi-kondisi yang memungkinkan siswa merasa aman dan berkeyakinan bahwa kecakapan dan prestasi yang dicapai mendapat penghargaan dan perhatian sehingga dapat meningkatkan motivasi berprestasi siswa.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993: 288) guru adalah orang yang pekerjaannya, mata pencahariannya, dan profesinya mengajar.

Drs. Moh. Uzer Usman (1996: 15) guru adalah setiap orang yang bertugas dan berwenang dalam dunia pendidikan dan pengajaran pada lembaga pendidikan formal. Guru sekolah dasar adalah guru yang mengajar dan mengelola administrasi di sekolah itu. Untuk melaksanakan tugasnya prinsip-prinsip tentang tingkah laku yang diinginkan dan diharapkan dari semua situasi pendidikan adalah berjiwa Pancasila. Berilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menyampaikan serta dapat dipertanggungjawabkan secara didaktis dan metodis. Sebagai profesi, guru memenuhi ciri atau karakteristik yang melekat pada guru, yaitu:
1. Memiliki fungsi dan signifikasi sosial bagi masyarakat, dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
2. Menurut ketrampilan tertentu yang diperoleh melalui proses pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan.
3. Memiliki kompetensi yang didukung oleh suatu disiplin ilmu tertentu (a sytenatic bady of knowledge).
4. Memiliki kode etik yang dijadikan sebagai satu pedoman perilaku anggota beserta saksi yang jelas dan tegas terhadap pelanggaran kode eti tersebut.
5. Sebagai konsekwensi dari layanan dan prestasi yang diberikan kepada masyarakat, maka anggota profesi secara perorangan atau kelompok berhak memperoleh imbalan finansial atau material.


Pengertian Guru dalam Falsafah Jawa
Dalam Falsafah Jawa Guru diartikan sebagai sosok tauladan yang harus di “gugu lan ditiru”. Dalam konteks falsafah jawa ini guru dianggap sebagai pribadi yang tidak hanya bertugas mendidik dan mentransformasi pengetahuan di dalam kelas saja, melainkan lebih dari itu Guru dianggap sebagai sumber informasi bagi perkembangan kemajuan masyarakat ke arah yang lebih baik. Dengan demikian tugas dan fungsi guru tidak hanya terbatas di dalam kelas saja melainkan jauh lebih kompleks dan dalam makna yang lebih luas. Oleh karena itu dalam msyarakat jawa seorang guru dituntut pandai dan mampu menjadi ujung tombak dalam setiap aspek perkembangan masyarakat (multi talent).

Sumber : http://zonainfosemua.blogspot.co.id/

Pengertian Guru Menurut Blogger : Hadi Setyo Blog
Semua adalah guru, guru adalah orang yang memberikan tambahan keilmuan, kemanfaatan dan menjadikan inspirasi bagi orang lain baik diketahui secara langsung ataupun tidak.

Ini daftar guru Hadi Setyo Blog yang tetap menjadi inspirasi, semoga tetap mendapatkan barakahnya:
1. KH Ahmad Abdul Haq Dalhar, Watucongol
2. K. Muhtar Sanusi, Sumberan
3. KH Dalail, Jlamprang
4. Gus Endar, Krapyak, Yogyakarta
5. Teman-teman satu profesi yang tidak dapat disebutkan satu-persatu

Motto :
"Pengalaman adalah guru yang baik, guru yang baik adalah guru yang berpengalaman dan pengalaman yang paling baik adalah pengalaman menjadi guru yang baik"

Selamat "Hari Guru", selamat "Hari PGRI"




-->
>

Soal Online

Materi Bilangan

Materi Himpunan

Sukses UN 2016

POS UN SMP-SMA 2015/2016

Kisi-kisi UN SMP-SMA 2015/2016

Contoh Soal dan Kunci Jawab Siap UN SMA 2016

Contoh Soal dan Kunci Jawab Siap UN SMP 2016

POS dan Kisi-kisi US SD/MI 2015/2016



Posting Relevan