-->

Pencarian Terkini : Soal Siap UN SMP 2017, Soal Siap UN SMA/K 2017, Jadwal PLPG 2016

J u d u l :

Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten

Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten

Pengumuman Lengkap Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten img
Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten ~ Selamat bertemu dengan Hadi Setyo Blog, pada kesempatan pagi yang cerah ini. Di sela-sela waktu kosong tidak mengisi materi di kelas. Hadi Setyo Blog akan berbagi seputar "Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten". Semoga sedikit gambaran tentang Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten nantinya dapat sebagai pemacu dan pemicu untuk mensukseskan LPIR 2015 atautpun tahun-tahun berikutnya. (Setelah pada posting sebelumnya Hadi Setyo Blog pernah menyampaikan Finalis LPIR 2014 )Seperti apa dan siapa juara umum LPIR 2014? Berikut ini berita selengkapnya tentang Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014 di Tangerang Banten

Download Pengumuman Hasil dan Pemenang LPIR 2014

Naskah penelitian terbaik bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan, bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan, serta bidang Ilmu Teknologi dan Rekayasa telah ditetapkan seiring dengan penutupan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2014 tingkat SMP di Tangerang Selatan, Banten, Senin, (13/10/2014).

Setelah melalui beberapa tahapan seleksi perlombaan, terpilihlah Jawa Tengah menjadi Juara Umum LPIR 2014 dengan 3 emas, 3 perak dan 1 perunggu, disusul oleh Provinsi Banten dengan 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu serta Jawa Timur dengan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Pengumuman Lengkap Hasil LPIR 2014
Berikut ini adalah Hasil Lengkap LPIR 2014, silakan di Download
Lampiran: 
(sumber : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/node/3347)

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud ini berlangsung selama empat hari pada tanggal 9-13 Oktober 2014. Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud menutup kegiatan ini dengan penyerahan medali kepada para pemenang LPIR 2014. “Selamat kepada para pemenang LPIR 2014, jangan merasa puas sampai disini, terus kembangkan penelitian kalian supaya menjadi peneliti yang bermanfaat dan berkontribusi khususnya bagi bangsa Indonesia”  ungkap Hamid.

Hamid mengingatkan agar seluruh finalis yang saat ini belum meraih medali, tidak berhenti meneliti sampai disini. “Tahun depan masih ada kesempatan untuk ikut LPIR 2015 jika masih SMP, walaupun sudah masuk SMA masih ada OPSI dan olimpiade-olimpiade lainnya untuk penelitian”.

Berikut pemenang medali emas LPIR, untuk Bidang IPS dan Kemanusiaan diraih oleh Theodorus  Wijaya, Dewi Setyo Rini, dan Putu Dyah Intan Prathiwi, masing-masing dari Provinsi Kalimantan Barat, Jawa Tengah dan Bali.

Untuk bidang IPA dan Lingkungan diraih oleh Gina Caroline Apriliani, Ayubella Anggraini Laksono, dan Vani Citra Nabila dari Provinsi Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

Sedangkan untuk bidang Teknologi dan Rekayasa diraih oleh Mochammad Aburrazaq H, Chisilia Forentina, dan Hirza Safira, masing-masing dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten.

Hasil Akhir LPIR 2014

Dalam kesempatan ini, hadir pula Walikota Tangerang Selatan, Dian Airin Rachmi, selaku tuan rumah LPIR 2014. Airin mengajak semua pihak untuk berpartisipasi menciptakan budaya meneliti sejak dini. “Budaya semangat dan optimisme untuk meneliti harus kita kembangkan dan semua pihak harus ikut berpartisipasi untuk mendorong budaya meneliti, hal ini dapat dilaksanakan sejak dini, sehingga kedepannya Indonesia akan memiliki peneliti dan penemu yang memberikan kontribusi positif untuk bangsa dan negara” tutur Airin dalam sambutannya.

Pembelajaran di jenjang SMP belum memenuhi tuntutan pembelajaran high order thinking (berpikir tingkat tinggi), sebagaimana digariskan Kurikulum 2013.

Di antara aktivitas pembelajaran yang menuntut berpikir lebih tinggi adalah kegiatan berbasis penelitian. Di sekolah siswa cenderung masih banyak menghafal teori dan rumus.

Dirjen Pendidikan Dasar Kemendikbud Hamid Muhammad menuturkan, salah satu indikator minimnya aktivitas penelitan adalah di Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Nasional tingkat SMP yang baru saja usai.

Hamid mengatakan dari total jumlah SMP yang mencapai 36 ribu, yang mendaftar di LPIR hanya sekitar 1.100 unit sekolah dan yang lolos babak final sejumlah 100-an sekolah.

"Tentu bisa disimpulkan, jumlah sekolah yang memiliki budaya atau aktivitas penelitian disekolahnya masih rendah," terang Hamid di Jakarta kemarin.

Hamid menuturkan dalam Kurikulum 2013 aktivitas penelitian sudah mulaindi tanamkan sejak di tingkat SD. Mulai dari jenjang dasar itu, siswa sudah diajak guru untuk melakukan aktivitas observasi di luar kelas. Menurut dia, aktivitas observasi ini merupakan kegiatan penelitian tingkat permulaan.

Hamid menjelaskan guru-guru di SMP memang masih butuh dilatih. Sehingga semangat pembelajaran berbasis kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik. "Pembelajarn tidak berhenti membuat siswa menghafal rumus dan fakta-fakta atau teori," katanya.

Tetapi lebih dari itu, siswa juga harus bisa belajar hingga kegiatan analisis dan mengambil kesimpulan. "Kegiatan analisis dan mengambil keputusan itu dilakukan dengan penelitian," ujar dia.

Hamid mentakan tahun depan akanbterus mengevaluasi kegiatan peneliian di SD hingga SMP. Sebab jika kegiatan penelitian ilmiah di level SD hingga SMP sudah tumbuh subur, akan merembet di tingkat atasnya yakni SMP sampai perguruan tinggi


-->
>

Soal Online

Materi Bilangan

Materi Himpunan

Sukses UN 2016

POS UN SMP-SMA 2015/2016

Kisi-kisi UN SMP-SMA 2015/2016

Contoh Soal dan Kunci Jawab Siap UN SMA 2016

Contoh Soal dan Kunci Jawab Siap UN SMP 2016

POS dan Kisi-kisi US SD/MI 2015/2016



Posting Relevan